Senin, 3 Agustus 2026

Polisi Tangkap Pria Terduga Pembakar Mal La Vaguada, Sembunyi di Mobil

Aparat kepolisian sukses membekuk terduga pelaku pembakaran yang menyebabkan kepanikan dan evakuasi di pusat perbelanjaan La Vaguada. Tersangka diringkus saat bersembunyi di dekat area parkir kendaraan.

Aparat kepolisian resmi meringkus seorang pria yang diduga kuat menjadi dalang di balik insiden kebakaran di pusat perbelanjaan La Vaguada. Penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu dini hari, 2 Agustus, oleh petugas dari Unit Layanan Warga setelah melakukan penyisiran.

Sebelum dicokok, gerak-gerik pelaku sempat mencurigakan karena berupaya menghindari setiap petugas yang berpatroli di sekitar lokasi. Setelah diperiksa lebih lanjut, identitasnya dipastikan sesuai dengan target pencarian terkait kasus kebakaran tersebut.

"Tersangka kami amankan saat bersembunyi di antara deretan kendaraan di sekitar area mal," jelas juru bicara kepolisian setempat dalam keterangan resminya.

Musibah kebakaran itu sendiri bermula pada Sabtu sore ketika api melahap sejumlah tempat sampah di zona bongkar muat dekat pintu masuk. Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi memaksa otoritas keamanan mengevakuasi ribuan pengunjung dari mal yang memiliki sekitar 200 toko tersebut.

Meski sempat memicu kepanikan besar, insiden ini hanya menimbulkan satu korban cedera ringan akibat menghirup asap yang dialami oleh seorang petugas keamanan. Aktivitas perdagangan di pusat perbelanjaan tersebut kini telah kembali berjalan normal.

Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, pelaku kini harus menghadapi proses peradilan dan terancam hukuman penjara antara 10 hingga 20 tahun akibat perbuatannya yang membahayakan keselamatan publik serta merusak fasilitas umum.

Redaksi Rafael Ribeiro Jakarta
Redaksi Rafael Ribeiro Jakarta
Tim redaksi Rafael Ribeiro Jakarta yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari ibu kota.
Redaksi Rafael Ribeiro Jakarta adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari ibu kota Jakarta. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.